Kaos Motor Agar Tahan Lama, Begini Caranya

Berbeda dengan saat mengendarai mobil, saat mengendarai sepeda motor kita berada di luar sehingga langsung bersentuhan dengan angin, debu, pasir, dan kotoran lainnya. Karena itu saat mengendarai sepeda motor dibutuhkan perlengkapan yang memadai agar berkendara lebih aman dan nyaman. Perlengkapan yang dibutuhkan antara lain adalah helm, kacamata, masker, jaket, sarung tangan, decker, dan lain-lain. Jika ingin aman, lebih baik gunakan perlengkapan ini, ya. Yuk ikuti cara merawat kaos motor agar lebih tahan lama.

Di balik jaket motor, kebanyakan orang memilih mengenakan kaos karena dinilai lebih nyaman. Apalagi jika berkendara dalam waktu lama, pasti pengendara sepeda motor ingin memakai pakaian yang bahannya adem dan mampu menyerap keringat dengan lebih baik. Kaos yang dipilih kebanyakan terbuat dari katun, karena mampu menyerap keringat lebih baik. 

Macam-Macam Kaos Motor 

Sama seperti kaos pada umumnya, kaos untuk naik sepeda motor ada yang tanpa lengan, berlengan pendek, atau berlengan panjang. Pemilihan model lengan ini tergantung dari selera masing-masing pengendara motor. Namun biasanya pengendara sepeda motor identik dengan kaos berwarna hitam, abu-abu, atau warna gelap lainnya.  

Terutama jika memiliki klub atau perkumpulan motor, banyak yang sengaja membuat kaos seragam yang sama agar lebih mudah mengidentifikasi saat berkumpul. Karena kebanyakan yang tergabung di klub sepeda motor adalah kaum pria, maka kaos yang dipilih berwarna gelap agar tampak maskulin, dengan atau tanpa gambar di bagian dada. Jika ada gambar, pilih gambar yang motifnya lebih maskulin atau ada hubungannya dengan motor. 

Cara Merawat Kaos Motor Agar Tahan Lama 

Supaya kaos motor milikmu lebih tahan lama dan tidak mudah kusam atau robek, begini cara merawatnya: 

1. Perhatikan Instruksi Pencucian 

Di bagian dalam kaos, tepatnya si bagian bawah, biasanya ada instruksi pencucian yang terjahit. Sebaiknya sebelum mencuci, perhatikan dengan baik apa yang tertera di sana. Ikuti langkah-langkahnya agar tidak merusak kaos. Biasanya ada info tentang suhu air yang tepat, cara menyetrika, dan larangan yang tidak boleh dilakukan. 

2.  Jangan Merendam Terlalu Lama 

Usahakan untuk tidak merendam kaos lebih dari 30 menit sebelum dicuci. Jika tidak ada noda yang membandel bahkan kamu tidak perlu merendamnya. Penggunaan deterjen sudah bisa menurunkan kualitas kaos. Jadi tidak perlu merendamnya dengan deterjen berlama-lama. 

3. Tidak Perlu Disikat 

Jika tidak ada kotoran yang membandel, sebaiknya tidak usah disikat karena menyikat kaos sebenarnya bisa membuat kaos menjadi melar. Cukup kucek saja, itu pun tidak perlu terlalu kuat. Mengucek terlalu kuat bisa merusak pori-pori kaos.  

4. Cuci Menurut Warna 

Jika kaos motormu berwarna gelap, sebaiknya tidak mencucinya dengan mencampur dengan warna kaos yang terang. Pisahkan kaos berwarna gelap dan terang, apalagi yang berwarna putih. 

5. Jemur dengan Cara Dibalik 

Jika menjemur kaos langsung di bawah sinar matahari, maka sebaiknya balik kaos. Jadi bagian dalamnya berada di luar. Ini untuk menghindari warna luar kaos cepat pudar. 

6. Tidak Usah Menjemur dengan Hanger 

Saat memasukkan hanger melalui leher kaos, ini bisa membuat bagian leher melar. Karena itu sebaiknya saat menjemur tidak perlu menggunakan hanger agar lehernya tidak melar dan berubah bentuk. Tetapi jika kaos sudah dalam keadaan kering, boleh menyimpannya dengan hanger. 

Tidak sulit kan merawat kaos motor agar tetap dalam kondisi baik dan tahan lama. Yuk, ikuti langkah-langkahnya agar tidak perlu sering membeli kaos untuk berkendara. 

Kacamata Motor & Tips Untuk Menjaganya Tetap Awet

Saat mengendarai sepeda motor, bukan hanya kondisi motor saja yang harus diperhatikan. Pengendara motor sebaiknya juga memakai perlengkapan agar bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Beberapa perlengkapan yang harus dipakai adalah helm, masker, jaket, dan sarung tangan. Jika tidak suka memakai helm full face karena terasa sesak, pengendara motor bisa menggunakan kacamata motor atau goggle disertai dengan masker. 

Dengan mengenakan kacamata, memang rasanya tidak terlalu menyesakkan seperti ketika memakai helm full face. Tapi mata tetap terlindung dari pasir, debu, serangga, dan berbagai hal lain yang bisa menghalangi saat berkendara. Goggle khusus untuk pengendara motor biasanya digunakan oleh yang gemar balapan atau racing. Tapi goggle juga bisa digunakan untuk berkendara sehari-hari, kok.  

Fungsi Kacamata Motor untuk Keselamatan dan Kesehatan 

Sebenarnya apa saja fungsi kacamata khusus sepeda motor? Ini dia beberapa di antaranya: 

1. Melindungi dari Debu 

Saat mengendarai sepeda motor, kita pasti menerjang angin. Angin membawa berbagai partikel, mulai dari debu, polusi udara, kotoran-kotoran kecil, pasir, serangga, dan lain-lain. Jika tidak memakai kacamata, pasti beberapa dari hal-hal yang dibawa angin tersebut masuk ke mata. Akibatnya penglihatan jadi terganggu dan sangat berbahaya jika terus melanjutkan perjalanan. Dan jika dibiarkan terjadi terus-menerus, mata bisa iritasi dan sangat tidak baik untuk kesehatan. Dengan memakai kacamata goggle, otomatis kita melindungi kesehatan mata. 

2. Melindungi dari Sinar Matahari 

Baik kacamata yang bening maupun berwarna gelap, keduanya akan melindungi mata terkena paparan sinar matahari langsung. Sebaiknya pilih goggle yang bagian lensanya berbahan polarized, karena bahan ini berfungsi sebagai photo chromatic. Artinya lensa polarized akan menyerap sinar matahari sampai 98%, jadi sudah pasti mata terlindung dari sinar matahari. Selain itu, kacamata yang lensanya berbahan polarized juga dapat menyesuaikan dengan sinar UV. Jadi saat dipakai di dalam ruangan, maka lensanya akan berwarna terang. Tetapi begitu dipakai di luar ruangan, lensanya akan berwarna gelap.  

3. Terlindung Tanpa Terasa Sesak 

Memakai kacamata khusus sepeda motor atau goggle membuat mata tetap terlindung tanpa terasa sesak. Berbeda dengan saat memakai helm full face, pasti akan terasa lebih sesak dan pengap. Dengan memakai kacamata, berkendara dalam waktu lama pun akan terasa lebih nyaman. 

Tips Merawat Kacamata Motor Agar Bisa Tahan Lama 

Harga kacamata khusus untuk pengendara sepeda motor beragam. Ada yang harganya cukup terjangkau, tapi ada juga yang harganya cukup mahal. Berapa pun harganya, yang jelas kacamata butuh dirawat agar masa pakainya bisa lebih lama. Untuk merawat kacamata sepeda motor ada tips dan triknya, loh. Ikuti beberapa langkah di bawah ini: 

1. Jangan Gosok Bagian Dalam Lensa 

Kacamata untuk motor digunakan di luar ruangan untuk menerjang angin. Jadi sudah pasti kacamata akan kotor. Jika bagian dalam lensa kacamata juga kotor, sangat dianjurkan untuk tidak mengelap dengan alat apapun, baik jari, lap, atau handuk. Karena cara ini malah bisa menimbulkan kerusakan pada lensa berupa goresan.  

2. Bilas dengan Air Dingin 

Jika ada kotoran di lensa, bilas langsung dengan air dingin. Jangan gunakan air panas atau hangat. 

3. Gunakan Sedikit Saja Sabun 

Kalau mau memakai sabun, sebaiknya gunakan sedikit saja. Lebih baik untuk tidak menggunakannya sama sekali. 

4. Keringkan Secara Alami 

Setelah itu, biarkan kacamata kering dengan sendirinya, tidak perlu dilap dan dibungkus handuk. 

Ternyata sangat mudah cara membersihkan kacamata motor. Hanya butuh air dingin saja. Jadi bersihkan kacamata motormu secara teratur, ya. 

Jaket Motor & Cara Merawat Agar Tahan Lama

Mengendarai sepeda motor memang sangat efisien karena lebih cepat, dibandingkan dengan naik mobil atau bus. Apalagi jika harus melewati jalan yang macet, naik motor pasti jauh lebih cepat. Saat naik sepeda motor yang harus diperhatikan selain kondisi sepeda motor yang prima juga pemakaian berbagai perangkat pelengkapnya. Ada helm, masker, kaos tangan, dan juga jaket. Agar aman dan nyaman, pemakaian berbagai perangkat di atas jangan sampai dilewatkan. Yuk simak cara merawat jaket motor kesayanganmu.

Fungsi Jaket Motor untuk Berkendara Aman dan Tetap Sehat 

Salah satu masalah yang banyak dialami para pengendara sepeda motor adalah terpaan angin yang kencang. Jika berkendara dalam waktu lama, pasti angin akan terasa tidak nyaman jika langsung terkena kulit dan tubuh. Karena itu jaket sangat penting dipakai saat sedang berkendara. Apa saja fungsi jaket motor? Ini dia di antaranya: 

1. Menahan Terpaan Angin 

Dalam kecepatan tinggi, angin pasti akan menerpa tubuh. jika setiap hari harus berkendara motor sambil diterpa angin kencang, tanpa jaket maka pengendara motor berpotensi terkena paru-paru basah. Karena itu perlu jaket sebagai penahan angin agar tidak langsung terkena tubuh. 

2. Melindungi Tubuh dari Panas Matahari 

Harus berkendara di bawah sinar matahari langsung yang sangat terik? Ini tidak akan menyehatkan bagi kulit. Karena itu, jaket sangat diperlukan agar kulit tidak langsung terpapar sinar matahari langsung. 

3. Melindungi Tubuh dari Debu dan Polusi Udara 

Polusi udara tidak hanya berbahaya bagi sistem pernapasan. Jika debu, kotoran, dan polusi udara menempel di kulit, bisa mengakibatkan iritasi kulit dan jika dibiarkan secara terus-menerus kulit bisa kusam dan menggelap. Dengan memakai jaket, maka kulit pun bisa lebih terlindungi. 

4. Melindungi Tubuh dari Udara Dingin 

Entah di pagi atau malam hari, ketika matahari belum terlihat di awan, suhu bisa cukup dingin. Saat berkendara, udara akan terasa lebih dingin. Pasti pengendara motor akan merasa tidak nyaman. Penggunaan jaket akan memberikan rasa hangat sehingga berkendara pun lebih nyaman. 

5. Melindungi Tubuh Jika Jatuh 

Pastinya tidak ada yang mau sampai terjadi kecelakaan. Tetapi kecelakaan saat berkendara bisa terjadi kapan saja. Tindakan pencegahan tentu lebih baik daripada tidak sama sekali. Dengan menggunakan jaket, setidaknya pengendara motor melindungi tubuh mereka jika sampai jatuh di tengah jalan. Badan tidak akan langsung bersentuhan dengan tanah atau aspal.  

Cara Merawat Jaket Motor Agar Awet 

Jaket khusus bagi pengendara motor harus dirawat dengan penanganan tertentu. Ini dia beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawat jaket sepeda motormu: 

1. Lepas Pelindung 

Pada umumnya jaket khusus motor memiliki pelindung di dalamnya di bagian punggung, bahu dan siku.  Saat hendak dicuci, jangan lupa untuk melepaskan terlebih dahulu pelindungnya agar jaket tidak rusak saat dicuci. 

2. Ikuti Instruksi Pencucian 

Pada pakaian biasanya terdapat instruksi pencucian yang terjahit di bagian dalam baju. Perhatikan dan ikuti instruksinya agar tidak salah dalam penanganannya. 

3. Cuci dengan Tangan 

Agar jaket lebih tahan lama, mencuci dengan tangan lebih dianjurkan dibandingkan dengan mesin. Tetapi jika terpaksa, mencuci dengan mesin pun tidak masalah. 

4. Jemur di Bawah Sinar Matahari 

Setelah dikeringkan dengan mesin pengering, gantung jaket di hanger dan jemur di bawah sinar matahari. 

Tidak sulit kan cara merawat jaket agar bisa tahan lama? Jangan lupa praktekkan di rumah agar jaket bisa dipakai dalam waktu yang lama dan tidak perlu sering gonta-ganti. 

Masker Motor & Tips Merawat Agar Tidak Kotor

Saat ini sepeda motor sering dipilih sebagai alat transportasi yang lebih cepat dan efisien. Apalagi jika berkendara di kota besar yang sering terjadi kemacetan, naik sepeda motor pastinya membuat kita jadi tidak membuang banyak waktu di jalan. Tapi ingat, naik sepeda motor harus memperhatikan keselamatan saat berkendara. Ada banyak perangkat yang harus dikenakan. Selain helm dan jaket, hal lain yang tak kalah penting adalah masker motor.

Meski masih banyak yang mengabaikan fungsi masker saat berkendara, nyatanya detail kecil ini sangat penting. Kalau naik motornya di daerah pegunungan yang udaranya segar, tidak masalah lupa pakai masker. Tapi kalau berkendara di tengah kemacetan kota, asap, debu, polusi di mana-mana, sangat berbahaya jika kita mengabaikan penggunaan masker.

Cari Tahu Manfaat Menggunakan Masker Motor

Apa sih pentingnya pakai masker motor? Ini dia beberapa di antara manfaat menggunakan masker saat naik sepeda motor:

1. Terlindung dari Polusi

Dengan semakin banyaknya kendaraan, asap industri, dan lain sebagainya, tak dapat dipungkiri polusi udara semakin meningkat. Dengan menggunakan masker, kita akan melindungi dari agar berbagai macam debu, kotoran, bahkan bau yang tak sedap masuk ke hidung dan sistem pernafasan. Selain itu, masker juga melindungi wajah dari kotoran, loh.

2. Tidak Terpapar Sinar Matahari Langsung

Selain menghindari debu dan kotoran, masker juga melindungi wajah dari paparan sinar matahari langsung. Apalagi jika harus berkendara di atas jam 10 sampai jam 2 siang ketika matahari lagi panas-panasnya. Jadi berguna bagi kesehatan kulit.

3. Perjalanan Lebih Nyaman

Setiap hari harus berkendara selama 1 jam bahkan lebih untuk menuju ke tempat aktivitas? Dengan menggunakan masker, pasti perjalanan jadi lebih nyaman.

4. Berkendara di Saat Dingin

Saat harus berkendara di pagi atau malam hari, terkadang suhu udara masih sangat dingin. Ini menyulitkan pengendara sepeda motor untuk menghirup napas. Angin yang menerpa wajah saat berkendara juga sangat dingin dan membuat tidak nyaman. Dengan bantuan masker, setidaknya kulit wajah terhindar dari udara dingin, nafas pun jadi hangat dan nyaman.

Cara Merawat Masker Motor yang Tepat

Pengendara motor bisa memilih masker dari bahan kain biasa yang banyak dijual di pasaran atau menggunakan masker khusus untuk pengendara motor. Beberapa masker khusus motor menggunakan material yang serupa dengan filter AC mobil. Jadi mampu menyerap debu dan kotoran dengan sangat baik.

Nah, cara merawat masker sepeda motor yang bahannya berbahan kain kasa atau filter karbon ini adalah cukup dengan diangin-anginkan saja, jangan dicuci. Kalau sampai terkena air, bisa merusak kandungan karbon aktif di dalamnya. Jadi, jika masker terasa basah karena keringat atau air liur, cukup keringkan dengan bantuan kipas angin, pengering rambut, atau dijemur saja. Jika dirawat dengan baik, masa pakainya bisa sampai 6 bulan, loh.

Berbeda dengan masker kain yang bisa dicuci setelah dipakai. Jika kamu menggunakan masker kain secara berulang-ulang, sebaiknya cuci masker dengan menggunakan air panas dengan suhu sekitar 56 derajat Celcius. Maksudnya adalah untuk membunuh kuman, bakteri, dan berbagai mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan. Jangan lupa gunakan deterjen juga saat mencuci. Setelah itu segera keringkan, kalau bisa dengan mesin cuci terlebih dahulu, lalu dijemur. Mudah kan cara merawat masker motor agar kita tetap bisa berkendara dengan sehat?

Sarung Tangan Motor & Tips Agar Selalu Nyaman Dipakai

Sarung tangan motor merupakan salah satu perlengkapan berkendara yang dulu mungkin dianggap tidak penting. Padahal, sarung tangan ini memberikan banyak manfaat terutama jika kamu harus berkendara setiap hari misalnya saja melindungi tangan dari paparan sinar matahari langsung yang membuat kulit terbakar, melindungi tangan dari goresan serta membuatnya tetap hangat ketika kamu harus menerjang udara dingin pagi hari. Kabar baiknya adalah sekarang banyak orang sudah menyadari fungsi dari perlengkapan ini sehingga sarung tangan seperti tak bisa lepas saat kamu berkendara.

Namun demikian, penggunaan setiap hari macam ini juga memberikan konsekuensi yaitu sarung tangan jadi lekas kotor baik karena debu maupun kotoran yang lain. Supaya sarung tangan selalu bersih dan nyaman digunakan, berikut ini beberapa tips perawatannya yang bisa kamu coba di rumah.

Perawatan Secara Umum

Jika membahas tentang sarung tangan motor, bahan yang digunakan menjadi satu topik bahasan yang tak terhindarkan. Ada berbagai jenis bahan yang digunakan untuk sarung tangan, seperti bahan kulit, polyester, fabric dan sebagainya. Beda bahan beda perawatan. Namun, ada beberapa hal umum yang berlaku untuk semua jenis bahan dan bisa kamu lakukan sebagai langkah perawatan rutin. Agar sarung tangan selalu nyaman dipakai setidaknya kamu harus mencucinya seminggu sekali yang berarti akan lebih baik jika kamu memiliki lebih dari sepasang sarung tangan supaya bisa digunakan bergantian.

Perawatan mingguan ini sangat disarankan terutama jika mobilitas sehari-hari tergolong tinggi yang berarti sarung tangan akan terpapar asap, debu dan kotoran dalam jangka waktu lama. Kedua, gunakan deterjen berbahan lembut untuk membersihkan sarung tangan agar tidak membuat permukaannya kasar setelah kering. Ketiga, cuci secara manual alias menggunakan tangan karena jika menggunakan mesin cuci, sarung tangan akan lebih mudah melar yang tentunya tak akan nyaman lagi digunakan.

Perawatan Sarung Tangan polyester

Di antara sekian banyak bahan sarung tangan yang kamu temui di pasaran, polyester adalah salah satu yang paling umum dan disukai karena perawatannya yang terbilang mudah. Untuk membersihkan sarung tangan polyester, hal yang harus kamu lakukan adalah melarutkan deterjen cair dalam air hangat.

Setelah deterjen dan air tercampur rata masukkan sarung tangan polyester tersebut untuk direndam beberapa saat supaya kotoran yang menempel terlepas. Setelah itu, kamu bisa mengucek sarung tangan seperti halnya baju kecuali untuk bagian protektor yang biasanya berbahan karet. Khusus bagian tersebut kamu disarankan menguceknya dengan ringan agar tak rusak. Dan supaya lebih mudah, kamu bisa lho, mencuci sarung tangan ini sambil menggunakannya.

Perawatan Sarung Tangan Kulit

Bagi kamu yang ingin tampil keren dan berkelas, sarung tangan kulit mungkin menjadi pilihan favorit. Meskipun kelihatan mewah, jangan anggap enteng perawatannya sebab bahan ini tergolong sensitif. Untuk mencuci sarung tangan kulit, kamu bisa melarutkan sedikit saja deterjen cair dengan air hangat kemudian menggunakan campuran ini untuk membersihkan permukaannya menggunakan sikat gigi yang halus, tanpa merendamnya.

Berbeda dengan bahan polyester, bahan kulit tidak boleh dikucek seperti pakaian dan perlu perlakuan ekstra lembut. Setelah dibersihkan, jangan lupa untuk menambahkan pewangi karena bahan kulit biasanya berbau tidak sedap setelah kering. Plus, balurkan baby oil setelah sarung tangan kulit kering sempurna untuk mengurangi kekakuan bahannya.

Sarung tangan motor dengan bahan yang berbeda perlu perawatan yang tak sama, jadi cermatlah dalam membersihkannya, ya.

Spion Motor Jadi Kinclong Lagi Dengan Cara Membersihkannya

Spion motor merupakan salah satu aksesoris kendaraan esensia. Untuk mendukung keamanan berkendara, kamu harus memiliki spion dalam keadaan baik. Kamu bahkan bisa kena denda jika tidak memasang spion dengan benar pada motor. Selain dipastikan masih berfungsi dengan baik, kamu juga perlu menjaga kebersihan dan penampilan spion. Pertama kali beli motor, spion pastinya dalam keadaan kinclong. Namun, seiring berjalannya waktu, mungkin kamu tidak sadar spion sebetulnya tidak sebening awalnya. Ada metode perawatan atau membersihkan kaca spion yang patut kamu coba.

1. Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Cairan.

Untuk membuat cairan homemade khusus membersihkan kaca spion, siapkan air dan cuka. Alternatif cuka, kamu bisa menggunakan alkohol. Campurkan satu gelas cuka dengan setengah gelas air. Kemudian aduk dengan sikat gigi yang sudah tidak terpakai. Ciaran pun sudah siap digunakan. Ada baiknya kamu membersihkan spion ketika sedang mencuci motor juga. Bersihkan kaca spion dengan cairan tersebut, kemudian sekalian mencuci motor secara keseluruhan.

2. Sikat Kaca dengan Cairan Cuka.

Menggunakan sikat gigi bekas yang sudah dicelupkan ke cairan, sikat kaca spion hingga bersih. Berbeda dengan sabun biasa, air cuka atau alkohol memiliki kadar asam tinggi dan keras. Dengan mudah akan mengangkat lapisan noda tipis pada kaca spion. Setelah disikat secara maksimal, bilas dengan air biasa. Proses ini dilakukan untuk mengangkat partikel debu kecil dan lapisan yang menyebabkan kaca kusam. Ada proses selanjutnya untuk memaksimalkan kondisi spion kamu.

3. Bersihkan Lagi dengan Sabun Cuci Piring Cair.

Sebagai langkah akhir, bersihkan lagi kaca spion motor dengan sabun cair. Bukan sekedar sabun cair namun sabun cair khusus piring. Sabun cair tersebut memiliki racikan yang dikhususkan untuk material kaca. Oleh karena itu, untuk hasil yang maksimal, kamu bisa mencuci spion dengan sabun cair untuk cuci piring. Setelah tahap ini, kaca spion akan jadi kinclong seperti baru kembali. Kemudian bilas dengan air bersih.

4. Pastikan Dilap dengan Kain Bersih.

Usaha kamu akan sia-sia jika pada akhirnya kamu melap kaca spion dengan kain kotor. Kamu bisa mengelap kaca spion dengan tisu. Jangan juga biarkan kaca spion kering secara alami. Karena air yang tidak dilap pada kaca akan mengering dan menimbulkan flek pada kaca.

5. Air Sisa Cuka bisa Dibuat Membersihkan Bagian Motor Lainnya.

Cairan air dan cuka yang kamu buat pasti akan sisa. Sekalian mencuci motor secara keseluruhan, kamu juga bisa membuat bagian lain tampak kinclong. Kamu bisa menyikat lampu depan dan lampu sein dengan cairan ini. Tapi jangan gunakan air cuka pada komponen-komponen besi lainnya, ya.

Membersihkan kaca spion motor secara detail mungkin bisa menjadi perawatan yang dilakukan sekali-kali saja. Banyak yang meremehkan kebiasaan membersihkan setiap komponen atau aksesoris motor secara maksimal. Padahal kaca spion yang bersih bisa semakin mendukung keamanan dan kelancaran saat kamu berkendara. Kamu juga perlu memeriksa keadaan baut dan mur spion. Terkadang ada saatnya kamu ganti karena terjadi kelonggaran. Jika kamu ingin mengganti spion, pastikan juga ukurannya sesuai. Menggunakan spion resmi dari jenis motor kamu selalu menjadi pilihan terbaik. Agar originalitas suku cadang motor tetap terjaga.

Selain membersihkan kaca spion, jangan lupa membersihkan bagian-bagian lain pada motor. Seperti membersihkan baut dan mur roda, hingga membersihkan bagasi motor agar tetap bersih sebagai tempat penyimpanan. Keadaan motor yang bersih juga bisa meningkatkan suasana hati pengendaranya.

Mur Motor & Tips untuk Menjaga Performa Motor

Mur motor merupakan komponen yang sangat kecil, namun memiliki pengaruh besar pada keseluruhan rangka motor kamu. Mur dan baut digunakan untuk menyatukan berbagai komponen pada kerangka motor, juga dibutuhkan untuk sebagai pendukung komponen mesin motor. Mur membutuhkan perawatan juga agar tetap memenuhi fungsinya pada beberapa bagian esensial pada motor. Masalah umum pada mur dan baut adalah kondisi kotor dan yang terfatal adalah karatan. Umur mur motor kamu bisa lebih panjang jika kamu rajin melakukan perawatan. Berikut tips merawat, mur dan baut motor yang tepat.

1. Memberikan Penetran Secara Berkala pada Mur dan Baut.

Penetran merupakan cairan khusus yang secara umum memiliki fungsi untuk menghindari korosi pada besi. Cairan ini perlu kamu aplikasikan pada mur dan baut secara berkala. Saat menservice motor, minta sekalian memberikan penetran pada komponen tersebut. Kamu juga bisa membeli penetran dan mengaplikasikannya sendiri biar lebih hemat biaya dan rutin. Caranya tidak sulit, penetran ada yang berbentuk spray atau botol dengan selang kecil. Aplikasikan ke masing-masing baut dan mur setelah mencuci motor.

2. Menggunakan Kunci Mur dan Baut yang Sesuai Ukuran.

Ketika kamu memutuskan untuk mengaplikasikan komponen motor sendiri, jangan asal menggunakan perkakas. Untuk memasang baut dan mur, kamu akan membutuhkan kunci dengan ukuran yang tepat. Oleh karena itu, kamu harus tahu spesifikasi baut dan mur pada motormu, kemudian paham ragam ukuran kunci. Jangan hanya bermain perkiraan saja. Menggunakan kunci yang tidak pas mampu membuat baut lecet jika kekecilan, dan pemasangan yang kurang rapat jika kunci kebesaran.

3. Memasukan Baut dan Mur ke Ulir Secara Manual.

Biasanya kamu akan memasang baut dan mur saat memasang roda, body motor, dan aksesoris seperti spion. Sebelum menggunakan kunci, masukan baut dan mur secara manual dengan tangan, lalu atur posisi dengan benar sebelum melibatkan perkakas. Menggunakan tangan diakui merupakan cara paling ideal untuk memastikan baut dalam posisi yang benar. Jadi tidak akan terjadi masalah saat diputar dengan kunci.

4. Perhatikan Cara Memasang Mur dan Baut yang Benar.

Untuk mengencangkan mur dan baut pada ban, biasanya kamu akan membutuhkan kunci momen atau biasa disebut torque wrench. Kunci ini digunakan untuk memasang baut dan mur yang membutuhkan kekuatan lebih. Cara paling benar adalah tetap memutar kunci dengan tangan sekuat tenaga. Kalau tidak kuat, jangan diinjak dengan kaki atau dipukul-pukul. Lebih baik minta tolong pada orang yang lebih kuat. Pemasangan secara paksa dan ceroboh hanya akan membuat pemasangan mur dan baut tidak sempurna. Hal tersebut akan beresiko untuk kekuatan komponen motor dan mur.

5. Ganti Baut dan Mur ketika Sudah Berkarat.

Hindari menyimpan baut dan mur lama. Beberapa orang punya kebiasaan buruk menggunakan baut dan mur berkarat yang dihaluskan lagi dengan amplas. Padahal baut berkarat yang diamplas masanya akan berkurang dan membuat ukuran jadi tidak sempurna. Ketika baut dan mur sudah berkarat ada baiknya ganti pasangan baut dan mur yang baru. Jika kamu sedang merekondisi motor bekas yang sudah sangat lama usianya, perbarui juga baut dan mur motor.

Meski kecil, kamu tidak boleh melewatkan perawatan pada baut dan mur motor. Sebetulnya serangkai perawatan komponen satu ini cukup simple dan tidak alasan untuk tidak melakukannya dengan tepat. Mur motor juga memiliki harga yang relatif murah, jadi segera ganti mur dan baut motormu jika sudah dalam kondisi lama.

Alarm Motor Terbaik & Kerusakan Yang Sering Terjadi

Tak cuma kendaraan mobil pribadi, sekarang sudah ada motor yang dilengkapi dengan alarm. Sama halnya dengan alarm mobil, alarm motor terbaik memiliki fungsi dan cara kerja serupa. Dengan memasang alarm pada motor, kendaraan kamu jadi lebih aman. Kamu bisa membeli alarm secara terpisah yang kemudian diinstal sendiri ke motor. Namun, sekarang juga sudah ada beberapa merk motor modern yang dilengkapi fitur alarm. Jika alarm mengalami kerusakan, maka tidak bisa difungsikan dengan maksimal. Pahami cara kerja untuk mengetahui kerusakan alarm pada kendaraan motor kamu.

1. Alarm pada Motor Tersambung dengan Starter.

Jika kamu hendak memasang alarm pada motor, alarm tersebut akan dipasang pada kabel arus starter. Starter akan menjadi sensor yang memicu nyalanya alarm jika terjadi starter paksa. Alarm dijual satu paket dengan remote pengendali alarm. Kamu juga bisa memanfaatkan alarm untuk menemukan keberadaan motor di parkiran yang luas dengan banyak kendaraan lainnya. Sama dengan starter, alarm mengambil sumber daya listrik yang didapatkan dari aki motor. Namun, jika motor sudah dilengkapi dengan alarm, kamu tak usah repot-repot pasang alarm.

2. Membutuhkan Daya Listrik yang Banyak Saat Menyala.

Seperti yang disebutkan, alarm pada motor idealnya tersambung dengan arus starter. Hal ini tak hanya berpengaruh pada nyala mesin, namun juga lampu, dan klakson. Fungsi utama alarm adalah untuk menghindari motor dicuri. Ketika alarm diaktifkan secara paksa, maka motor akan mengeluarkan bunyi dan nyala lampu untuk menarik perhatian orang sekitar. Agar fungsi ini berjalan dengan baik, maka daya listrik yang dibutuhkan juga cukup banyak pada motor kamu.

3. Kemungkinan Masalah pada Aki.

Ketika Alarm tidak mau nyala, ada banyak kemungkinan yang menjadi faktor masalah. Salah satunya adalah masalah pada aki. Karena membutuhkan bantuan listrik, bisa jadi alarm tidak mengalami kerusakan, melainkan aki kamu yang bermasalah dan tidak mampu mendukung kerja alarm motor. Misalnya tidak berbunyi dengan lantang bahkan sama sekali tidak menghasilkan bunyi. Dengan begitu, kamu akan membutuhkan isi ulang air aki, jika kamu menggunakan aki basah. Jika kamu menggunakan aki jenis lain, maka harus diganti. Masalah pada aki tidak hanya mempengaruhi alarm, namun juga komponen motor secara keseluruhan.

4. Kerusakan pada Komponen Alarm.

Faktor lain yang menjadi penyebab kerusakan adalah masalah pada komponen alarm motor itu sendiri. Mungkin terjadi diskonfigurasi antara alarm dengan kabel arus menuju starter. Jika demikian, kamu bisa mencoba dengan menyelaraskan arusnya kembali. Namun, ada kemungkinan juga komponen alarm rusak dan harus diganti. Jika hal ini menjadi faktor kerusakan pada alarm, dampaknya tidak akan terlalu fatal. Kamu masih bisa menggunakan motor untuk berkendara dengan aman. Jika kamu menggunakan motor keluaran terbaru, pengaman pada bagian kunci motor juga bisa menjadi alternatif keamanan kendaraan pribadimu.

5. Cara Memperbaiki Alarm Motor.

Kamu bisa memperbaiki alarm motor kapanpun. Jika tidak paham tentang motor, kamu bisa membawa ke bengkel service motor. Hati-hati! Memasang atau memperbaiki alarm pada motor cukup berbahaya karena bisa menimbulkan percikan listrik. Oleh karena itu, ada baiknya serahkan perbaikan pada ahlinya. Jika kamu paham soal motor, seperti yang disebutkan, perhatikan sambungan kabel alarm dengan kabel starter motor.

Itu tadi informasi cara kerja alarm terbaik khusus motor. Sebetulnya tidak jauh berbeda dengan sistem alarm mobil hanya saja lebih sederhana. Dengan memahami cara kerja alarm, kamu jadi paham cara mengidentifikasi kerusakan pada alarm. Sebetulnya alarm pada motor hanya fitur tambahan yang tidak terlalu esensial, sehingga ketika terjadi kerusakan, perbaikan bisa ditunda. Semoga informasi ini bermanfaat buat kamu!

Kunci Pengaman Motor untuk Keamanan Motor di Rumah

Memastikan kendaraan dalam kondisi aman di rumah merupakan sebuah prioritas. Sistem keamanan pada motor akan kamu butuhkan jika kamu meninggalkan motor di rumah. Motor merupakan kendaraan yang memiliki resiko tinggi untuk dicuri. Terutama jika hunian kamu tidak memiliki pagar pribadi atau kamu sedang melakukan liburan dan meninggalkan motor di halaman rumah. CCTV tidak akan mencegah pencurian motor, oleh karena itu, kamu perlu pemasangan kunci pengaman motor agar motor tidak bisa dicuri dengan mudah. Berikut berbagai kunci pengaman yang kamu butuhkan untuk memaksimalkan keamanan motor di rumah.

1. Kunci Sokbreker

Salah satu model klasik dan paling banyak digunakan adalah kunci pengaman sokbreker. Kunci pengaman satu ini ukuran cukup besar dan berat, dipasang pada bagian sokbreker motor agar tidak mudah dipindahkan atau dikendarai meski mesin berhasil dinyalakan. Kunci satu ini dilengkapi dengan lubang kunci yang otentik dan susah digandakan. Karena berat dan ukurannya yang besar, kunci ini memang dikhususkan untuk menjaga keamanan motor kamu saat sedang di rumah saja.

2. Kunci Cakram Rem

Tak suka kunci sokbreker yang besar? Solusinya adalah kunci pengaman motor pada bagian cakram motor. Item pendukung keamanan motor satu ini merupakan salah satu yang terbaru, sangat digemari oleh pengendara muda karena bentuknya yang kecil dan praktis pemasangan. Namun jangan sepelekan bentuknya yang kecil, kunci pengaman ini memiliki materia kuat untuk mencegah motor dijalankan. Tak hanya untuk pengaman di rumah, kamu juga bisa membawa kunci satu ini kemana saja. Sekalian beli yang berkualitas tinggi dengan harga standar, agar lebih bermutu dan kuat untuk motor kamu.

3. Kunci Tuas dan Rem

Untuk memperlengkap keamanan, kamu bisa tambahkan satu kunci pengaman lagi pada bagian tuas dan rem. Kunci ini merupakan satu item yang menyatukan rem dan handling pada stang motor. Membuat pencuri tidak bisa mengendalikan rem dan kemudi. Namun, pemasangan kunci satu ini harus dilengkapi dengan kunci pada bagian roda dan shockbreaker agar lebih maksimal. Jika kamu menggunakan kunci pada bagian roda, mungkin kamu tak terlalu membutuhkan kunci satu ini, namun kunci jenis ini harus dilengkapi dengan kunci pada bagian krusial lain pada motor.

4. Kunci Pengaman Magnet

Kalau jenis satu ini biasanya sudah ada pada motor-motor keluaran terbaru. Terutama pada motor-motor jenis skuter dan matic yang sangat banyak digunakan oleh masyarakat lokal. Sistem ini ditambahkan pada motor untuk mengurangi resiko keberhasilan pencurian. Namun tidak terlalu maksimal dan bisa kamu dukung dengan berbagai kunci yang telah disebutkan sebelumnya.

5. Alarm Motor

Malas berkutat dengan berbagai jenis kunci pengaman motor manual? Kamu bisa memasang alarm pada motor kamu. Alarm khusus motor cara kerjanya serupa dengan alarm mobil. Motor keluaran lama pun bisa dipasang alarm. Namun sudah ada juga motor-motor produksi terbaru yang dilengkapi dengan alarm motor. Alarm motor bekerja dengan mengandalkan daya listrik dari aki, kemudian memicu starter dan komponen lain pada motor jika digunakan secara paksa. Memberi peringatan dalam bentuk suara dan cahaya motor yang menarik perhatian.

Itu tadi berbagai macam pengaman yang bisa kamu instal pada motor kamu. Kendaraan roda dua lebih mudah dicuri ketimbang kendaraan roda empat, oleh karena itu dibutuhkan pengaman ekstra ketika diparkir di rumah. Apalagi ketika harus kamu tinggal ke luar kota dalam jangka waktu lama. Mengkombinasikan beberapa jenis pengaman bisa menjadi tindakan yang tepat.

Stang Motor Agar Tahan Lama dan Tidak Berjamur

Stang motor adalah pengendali arah motor yang harus selalu diperiksa ketika hendak menggunakannya. Pemeriksaan mulai dari segi kebersihan hingga cara penggunaan memang harus diperhatikan oleh semua pengguna motor. Terutama bagi orang yang  sangat menyukai dunia motor dan seringkali pergi ke suatu tempat dengan pengguna motor.

  1. Selalu Periksa Kekencangan Komstir Ketika Hendak Berkendara

Ketika kamu hendak berkendara, maka kamu harus bisa memeriksa kekencangan stang. Karena, ketika posisi stang kurang bagus maka ketika digunakan akan merasa aneh dan berat. Apapun kendalanya sebaiknya kamu bisa mencari tahu bagaimana cara mengatasi sehingga  sebagai pengguna motor tidak akan kaget jika tiba-tiba stang macet atau berat ketika digunakan.

Mungkin cara pemeriksaannya bisa dengan menghandle stang dalam kondisi motor diam. Apabila tidak ada masalah apapun, maka kamu bisa melanjutkan perjalanan dan berhati-hati dalam menggunakannya.

  1. Lap Stang Motor Setiap Habis Digunakan

Setiap setelah mengendarai motor, biasakan untuk membersihkan stang dengan lap agar tidak sampai kotor dan berjamur. Jadikan hal ini kebiasaan agar stang milik kamu tahan lama dan tidak mudah rusak. Tapi, ketika membersihkan, pastikan tidak terlalu basah karena hal itu justru akan membuat stang mudah berjamur.

Kain terbaik yang bisa digunakan untuk lap adalah kanebo. Karena kain ini, tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering namun tetap bisa bersih. Terutama ketika motor habis terkena hujan, sebaiknya kamu langsung membersihkannya dengan lap. Untuk mengatasi hal ini, maka sebaiknya kamu selalu membawa kanebo kemanapun di jok motor.

  1. Jangan Paksa Stang Motor Ketika Tidak Bisa Berbelok

Masalah yang seringkali terjadi selanjutnya adalah stang tiba-tiba tidak bisa berbelok atau terasa berat ketika harus belok. Nah, ketika hal seperti ini terjadi maka yang harus kamu lakukan bukan memaksanya. Karena jika hal tersebut kamu lakukan maka akan membuat stang patah atau muncul masalah lainnya.

Ketika hal ini terjadi sebaiknya kamu secara perlahan mencari tahu dimana sumber masalahnya. Apabila memang harus ada yang diperbaiki, sebaiknya dibawa ke tempat service motor. Karena jika kamu yang tidak mengetahui hal otomotif memaksa untuk memperbaiki sendiri dikhawatirkan akan merusak fungsi bagian motor lainnya.

  1. Jangan Terlalu Sering Menggerak-gerakkannya Ketika Berhenti

Tips perawatan terakhir yang harus kamu perhatikan adalah jangan terlalu sering memainkan stang motor ketika posisi berhenti. Terutama ketika stang dikunci dan kamu paksakan untuk memainkannya. Mungkin tidak langsung mengalami kerusakan, namun jika hal ini terus dilakukan takutnya dapat merusak bagian dalam stang. Tidak menutup kemungkinan pula masalah yang terjadi pada stang ditimbulkan oleh kebiasaan memainkan pengendali arah motor. Jadi, ketika kamu ingin mengetes apakah stang bisa berfungsi baik atau tidak maka jangan lupa untuk membuka kunci stangnya terlebih dahulu.

Dari empat tips yang sudah disebutkan di atas sebagai perawatan stang motor, kamu bisa menerapkan semuanya sehingga stang tidak akan rusak atau kotor. Tapi, banyak orang yang menganggap remeh stang dan tidak ada bentuk perawatan agar bisa tahan lama.

Bahkan, ketika posisi motor sedang parkir seringkali stang terasa berat dan tetap dipaksakan oleh pengguna motor. Apabila hal ini tetap kamu biarkan, maka tidak menutup kemungkinan bisa rusak. Maka dari itu, agar tidak sampai mengeluarkan biaya yang semakin membengkak, lebih baik untuk mencari tahu bagaimana cara mengatasinya.